Skip to main content

Penyatuan Kedua

Setelah tanggal 7 April 2025 aku menjalani rutinitas ku seperti biasa, berangkat ke tempat magang bersama tara setiap hari-nya dan yang membuat berbeda adalah sekarang aku telah berpacaran dengan Cutina HEHEHHE. Setiap bertemu dengan Cutina di tempat magang aku selalu merasa seperti akward, biasanya sih aku orang yang humoris saat berada dengan orang yang dekat denganku tapi saat hari-hari pertama kali ber-pacaran dengan Cutina, entah aku harus bersikap bagaimana dengannya, apakah harus bersikap cool atau aku harus bersikap seperti biasa saja. Saat itu, aku merasa hubungan kita yang tahu hanyalah kita sendiri dan semua orang tau-nya kita masih berpacaran main-main. Hingga suatu ketika guru pamong aku, dimana dia yang aku jadikan alasan untuk menembak pacaran main-main dengan Cutina, dia bilang kepadaku "sepertinya kamu dengan Cutina tidak seperti pacaran" kemudian aku menjawab "kok bisa pak?" dan beliau menjawab "seharusnya kalo emang kalian ber-pacaran, harusn...

Awal Kedua

Hari pertama asistensi mengajar akhirnya datang. Pagi itu hujan deras banget pas lagi di perjalanan ke tempat AM. Aku yang boncengan sama temanku akhirnya mutusin buat menepi dulu, sekalian sarapan di tempat soto—lumayan buat ngisi tenaga, hehehe.

Sekitar jam setengah tujuh kami lanjut berangkat lagi. Sampai di tempat magang, kami langsung ikut upacara hari Senin dan mulai ketemu sama teman-teman asistensi mengajar lainnya. Setelah itu lanjut perkenalan dan observasi, lihat kondisi tempat kami nanti akan menjalankan kegiatan.

Menjelang siang, kami mulai kumpul buat rapat kecil. Ngebahas rencana foto untuk kartu identitas. Di situ aku juga mulai memperhatikan teman-teman baru, ya sekalian mencoba memahami karakter mereka masing-masing 🙂

Di tengah itu aku sempat bisik ke temanku, nanya, “Yang mana sih yang katamu cewe yang sifatnya lucu kalo ngomong asal bunyi?”

Dia cuma jawab pakai mimik wajah sambil nunjuk.

Beberapa waktu kemudian, suasana makin santai. Orang-orang mulai ngobrol bebas dan saling manggil nama. Di situ aku beberapa kali denger ada yang manggil “Cut”.

Dari situ aku langsung nyambung.

Ternyata itu cewe yang tadi ditunjuk sama temanku—yang katanya lucu, banyak tingkah, dan ada aja yang diomongin.

Akhirnya tanpa sadar aku juga tahu namanya

Cutina

Comments

Terbaru

Penyatuan Kedua

Manfaat Jalan Cepat vs Jalan Santai: Mana yang Lebih Efektif untuk Tubuh?