Skip to main content

Penyatuan Kedua

Setelah tanggal 7 April 2025 aku menjalani rutinitas ku seperti biasa, berangkat ke tempat magang bersama tara setiap hari-nya dan yang membuat berbeda adalah sekarang aku telah berpacaran dengan Cutina HEHEHHE. Setiap bertemu dengan Cutina di tempat magang aku selalu merasa seperti akward, biasanya sih aku orang yang humoris saat berada dengan orang yang dekat denganku tapi saat hari-hari pertama kali ber-pacaran dengan Cutina, entah aku harus bersikap bagaimana dengannya, apakah harus bersikap cool atau aku harus bersikap seperti biasa saja. Saat itu, aku merasa hubungan kita yang tahu hanyalah kita sendiri dan semua orang tau-nya kita masih berpacaran main-main. Hingga suatu ketika guru pamong aku, dimana dia yang aku jadikan alasan untuk menembak pacaran main-main dengan Cutina, dia bilang kepadaku "sepertinya kamu dengan Cutina tidak seperti pacaran" kemudian aku menjawab "kok bisa pak?" dan beliau menjawab "seharusnya kalo emang kalian ber-pacaran, harusn...

Mekanisme Diabetes Melitus

Sewaktu aku kecil sampai gede, aku sangat sering melihat ibu aku mengontrol kesehatannya secara pribadi di rumah. Ada satu hal yang aku ingat saat kecil adalah ketika ibu aku menyuntikkan jarum ke telunjuk tangan, kemudian aku menanyakannya "itu buat apa buk?" lalu ibu menjawab "darah nya diambil, buat cek gula darah, karena ibu punya diabetes". Diabetes? aku dari kecil selalu menanyakan dalam kepalaku, "apa itu diabetes?", "kenapa dia sangat hati-hati terhadap makanan manis?", dan "mengapa diabetes berada dalam tubuh kita?". Setelah masuk kuliah olahraga, aku mulai membaca studi artikel-artikel diabetes, dan mulai mencoba menjelaskan dalam pikiranku secara sederhana bagaimana bisa diabetes muncul.


Secara sederhana mekanisme diabetes melitus adalah penyakit metabolik jangka panjang yang ditandai dengan tingginya kadar gula darah. Kondisi ini terjadi ketika tubuh tidak mampu menghasilkan insulin dalam jumlah cukup atau tidak bisa menggunakan insulin dengan benar.

Tubuh kita memiliki sistem yang bekerja secara teratur. Saat kita makan atau minum, makanan tersebut diolah menjadi glukosa, yaitu gula yang menjadi sumber energi bagi tubuh. Ketika glukosa masuk ke dalam darah, pankreas akan melepaskan insulin, yaitu hormon yang tugasnya membantu glukosa masuk ke dalam sel agar dapat digunakan sebagai energi.

Pada diabetes, terjadi dua masalah utama:

1. Insulin Tidak Cukup

Ini terjadi ketika sel-sel pankreas rusak, sehingga pankreas tidak bisa memproduksi insulin sesuai kebutuhan. Akibatnya, glukosa tidak dapat masuk ke sel dan akhirnya menumpuk di dalam darah.

2. Insulin Tidak Bekerja Dengan Baik (Resistensi Insulin)

Pada kondisi ini, insulin sebenarnya ada, tetapi sel tubuh tidak merespons dengan baik, seolah-olah “tidak mau membuka pintu”.

Karena itu, pankreas terpaksa menghasilkan insulin lebih banyak untuk mendorong sel bekerja. Jika berlangsung lama, pankreas menjadi kelelahan dan kemampuan menghasilkan insulin akan menurun. Masalah ini biasanya berkaitan dengan kurang bergerak, kelebihan berat badan, pola makan tinggi gula/lemak, serta faktor genetik.

Ketika salah satu atau kedua masalah tersebut terjadi, glukosa tidak bisa masuk ke sel dan tetap berada dalam darah, sehingga menyebabkan gula darah tinggi (hiperglikemia).

Yang aku tahu efek pasti bagi tubuh kita adalah tubuh mudah lelah, karena gula tidak masuk ke dalam sel sebagai energi.

Comments

Terbaru

Penyatuan Kedua

Manfaat Jalan Cepat vs Jalan Santai: Mana yang Lebih Efektif untuk Tubuh?